TRENDFOKUS.COM-Untuk memanfaatkan rangka jembatan di Desa Tirta Mulya, Kecamatan Air Manjuto, yang dinilai sudah terpakai demi membangun jembatan penghubung antara Kecamatan Selagan Raya dengan Kecamatan V Koto di Sungai Gading Besar. Waka I DPRD Mukomuko Wisnu Hadi dinas PUPR Mukomuko untuk segera kembali mengajukan permohonan hibah aset rangka jembatan tersebut ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu.

Diketahui sejauh ini permohonan hibah aset rangka jembatan masih berproses di bagian Asisten II Pemprov Bengkulu untuk di proses lebih lanjut. Tentunya Pemerintah Kabupaten Mukomuko sangat berharap Gubernur Bengkulu menyetujui permohonan hibah aset rangka jembatan yang terbengkalai di Desa Tirta Mulya tersebut.
‘’Kemungkinan sekarang berkas permohonan hibah aset sudah di meja Asisten II Pemprov untuk diproses lebih lanjut. Terkait berita acara serah terima belum kita dapat, mudah-mudahan segera diturunkan untuk di tandatangani pak Bupati. Namun kapan waktunya kita belum tahu, mudah-mudahan lebih cepat dari yang kita harapkan,’’ ucap Wisnu Hadi, saat ditemui ruang kerjanya, Kamis
Lanjutnya, setelah mendapat hibah aset rangka jembatan secara penuh, maka pihaknya dalam hal ini Dinas PUPR Mukomuko akan mengajukan anggaran untuk bangunan pondasi dan jalan masuk. Termasuk pengajuan anggaran biaya pembongkaran, pengangkutan dan biaya pemasangan kerangka jembatan di Sungai Geding Besar.

‘’Jika sudah dihibahkan secara penuh ke Pemkab Mukomuko, maka kita siapkan anggarannya. Mulai dari biaya bongkar, pengangkutan dari Lokasi lama ke Sungai Gading Besar Selagan Raya hingga anggaran pemasangan atau pembangunan jembatan. Untuk anggarannya sendiri di perkirakan lebih kurang sekitar Rp 3 miliar,’’ jelasnya.
Disampaikannya juga, Dinas PUPR respek untuk mengajukan Kembali permohonan hibah kerangka jembatan aset Pemprov setelah melihat aktivitas masyarakat Selagan Raya di seberang Sungai Gading Besar. Selama ini masyarakat di wilayah Kecamatan Selagan Raya sekitarnya rela bertaruh nyawa menyeberang aliran Sungai Gading Besar untuk mengeluarkan hasil panen kebunnya. Tak jarang, petani dan kendaraannya di wilayah tersebut hampir hanyut karena menyeberang aliran sungai.

‘’Dengan adanya jembatan nantinya tentu bisa meningkatkan taraf ekonomi masyarakat setempat. Apalagi masyarakat di Selagan Raya ini banyak yang Bertani atau berkebun, sehingga mereka sangat mebutuhkan akses pertanian yang lancar. Salah satunya jembatan untuk menyeberang Sungai. Tidak hanya untuk akses pertanian, jembatan ini juga sebagai akses penghubung antara Kecamatan Selagan Raya dengan Kecamatan V Koto,’’ pungkasnya Waka I DPRD Mukomuko Wisnu Hadi. (TH/ADV)






