Home / PEMERINTAHAN / 240 Hektar Progrm Replanting Kecamatan Malindeman Belum Digarap, Ada Apa ?

240 Hektar Progrm Replanting Kecamatan Malindeman Belum Digarap, Ada Apa ?

Trendfokus.com-Program replanting ini sangat dinantikan oleh masyarakat Kabupaten Mukomuko khususnya para petani sawit yang ada di Kecamatyan Malind Deman, Kabupaten Mukomuko. Mengingat selama ini para petani dihadapkan dengan kendala yang cukup sulit pada saat untuk melakukan replanting secara mandiri, sementara jika dibantu lewat program pemerintah maka para petani kita akan lebih mudah untuk melakukan replanting, maka kegiatan ini mendapat sambutan yang sangat antusia dari para petani sawit di Kabupaten Mukomuko.

Tapi sayang beribu sayang program replanting Tahun 2020 untuk Kecamatan Malindeman, Kabupaten Mukomuko sampai sekarang diduga belum direalisasikan proses penanaman dan penggarapan lahan oleh para pengurusnya, dengan jumlah lahan 240 hektar, dibandingkan ditempat lain di wilayah Kabupaten Mukomuko hampir semuanya sudah dimulai bahkan sudah melakukan penanaman. Tentu ini menjadi insiden buruk mengingat anggaran yang telah di kuncurkan oleh pemerintah pusat ke rekening kelompok belum digunakan dengan maksimal

Dejelaskan IRul selaku Kepala Desa sekaligus pengawas dari program replanting untuk wilayah Kecamatan Malindeman menyanyangkan belum terlaksananya penanaman dan penggarapan lahan program replanting ini, karena menurutnya, pemerintah pusat telah menguncurkan anggaran yang besar ke rekening  kelompok sebelumnya. “saya sangat menyayangkan sekali terkait belum terlaksananya program replanting di kecamatan ini, saya sebagai pengawas sudah banyak didatangi oleh para anggota kelompok menanyakan, kenapa repalanting ini belum juga dimulai sedangkan anggaran dari pemerintah pusat sudah masuk dalam rekening kelompok jauh sebelum harinya, sedangkan kecamatan lain di wilayah Kabupaten Mukomuko sudah hampir selesai penanamannya, tentu ini menjadi pertanyaan besar dari kami ?.jelas Irul

Untuk diketahui, pihak media telah berusaha menghubungi Nursalim ketua kelompok tani  dan kepala bidang pertanian, belum respon, sampai berita ini dinaikkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *