Trendfokus.com-Ali Saftaeni, SE Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mukomuko bersama anggota DPRD Busra dari Dapil III Kemaren, Selasa (31/03) suasana hujan deras, menyempatkan diri berkunjung kerumah salah seorang Tokoh Masyarakat Ipuh Basrun Basri, yang juga merupakan Anggota Badan Musyawarah Adat (BMA) Kabupaten Mukomuko. Kedatangan orang nomor satu di Parlemen Legislatif ini disambut baik dikediamannya oleh tokoh Ipuh tersebut.

Disampaikan Ali, bahwa kunjungan mereka dirumah Basrun Basri yang juga selaku tokoh Adat Ipuh ini ingin berdialog sekaligus meminta sumbang saran untuk kami Wakil Rakyat mengenai kebudayaan maupun perkembangan daerah Ipuh untuk dimasa yang akan dating.
“Dengan silaturahmi ini kami banyak mendapatkan informasi ,saran serta masukan ketika kami dalam menjalankan amanah sebagai Wakil Rakyat, kami juga akan mengunjungi setiap tokoh di 15 kecamatan yang ada di kabupaten Mukomuko yang nanti bisa juga memberikan sebuah pandangan dalam kami membuat sebuah peraturan Daerah tentang Adat di kabupaten Mukomuko Jelas Ali Saftaini.

Basrun Basri yang terkenal Ramah dan bergaul ini, sekaligus Tokoh Masyarakat Ipuh yang tidak asing namanya, sangat mengapresiasi dan bangga langkah yang di lakukan Ali Saftaini selaku Ketua Dewan Perwakilan Rakyat serta anggota DPRD Kabupaten Mukomuko, yang turun secara langsung untuk mengali sejarah adat serta kebudayaan daerah kabupaten Mukomuko
“Mudah-mudahan langkah yang di lakukan Ketua DPRD ini bisa mengangkat harkat serta martabat adat dan kebudayaan mukomuko, sehingga bisa di kenal oleh generasi-generasi muda, yang sudah mulai tidak peka terhadap adat dan kebudayaan yang ada di daerah kita ini.” Harap Basri.

Dia juga mengakui bahwa dirinya tidak juga banyak pengalaman dalam adat dan budaya, karna tidak adanya pendidikan formal, yang ada hanya kehidupan bermasyarakat, dari masa kemasa waktu kewaktu hanya itu yang dapat kami petik, kami simpulkan selama hayat kami
“Ipuh pada masa itu, tahun 1971 kami merasa bermimpi, semua keadaan semberaut baik dari segi ekonomi, budaya, dan pendidikan , tapi kami yakin masyarakat ipuh bisa maju dan bersatu untuk memulihkan maupun bangkit dari keterpurukan sampai lah ipuh seperti ini, dengan menumbuhkan rasa kekompakan untuk membangun daerah”ungkap Basrun dengan mata yang berkaca-kaca.

Basrun Berharap kepada pemerintah Daerah untuk memasukan adat dan kebudayaan mukomuko dalam pelajaran mauatan lokal di jenjang pendidikan sehinga adat dan kebudayaan tidak hilang, supaya adat dan budaya terus bisa di lestarikan.”tutup Basrun
Redaktur : Toha Putra






