MUKOMUKO – Kalau selama ini Warung Lontong Tunjang sudah sangat terkenal dan jadi langganan warga karena kelezatan menu andalannya, ternyata ada kejutan lain yang tak kalah istimewa. Banyak pelanggan yang mulai menyadari dan memuji-muji, bahwa bukan saja Lontong Tunjangnya yang rasanya super enak, tapi menu tambahan lainnya, yaitu Pecel Lele, ternyata punya cita rasa yang luar biasa lezat, sangat uenak, dan bikin siapa saja yang mencoba pasti ingin kembali lagi.
Bagi yang belum tahu, di samping menyajikan sarapan legendaris berkuah kental berempah itu, warung ini kini juga menyediakan menu makan siang andalan: Pecel Lele. Dan seperti biasa, kualitas rasa yang ditawarkan tak main-main. Ikan lelenya dipilih yang segar, ukurannya pas, dibumbui racikan rempah istimewa hingga meresap sempurna ke dalam daging, lalu digoreng garing renyah di luar tapi tetap lembut dan berjus di dalamnya.

Puncak kenikmatannya ada di sambalnya. Sambal pecel lele buatan Warung Lontong Tunjang ini punya ciri khas tersendiri: pedasnya pas menggigit, gurihnya nendang, ada rasa manis segar dari tomat dan bawang yang ditumbuk halus, membuat rasanya sangat seimbang dan berbeda dengan pecel lele di tempat lain. Ditambah lalapan lengkap yang selalu disajikan dalam keadaan bersih dan segar, serta nasi hangat yang pulen, satu porsi saja rasanya belum cukup.
“Saya datang ke sini awalnya cuma mau sarapan Lontong Tunjang karena memang rasanya juara, tidak ada tandingannya. Tapi kemarin saya coba makan malam pesan Pecel Lele, wah… ternyata luar biasa enaknya! Lele garing, dagingnya manis, tapi yang paling bikin jatuh cinta itu sambalnya. Sangat uenak sekali. Sekarang saya jadi punya dua alasan untuk datang ke sini,” ungkap Pertiwi, salah satu pelanggan yang takjub dengan kualitas menu di sini.
Hal senada diungkapkan Sari, warga sekitar yang kini jadi pelanggan tetap. “Orang tahu tempat ini kan terkenal karena Lontongnya yang makin hari makin enak. Tapi coba deh Pesan Pecel Lele-nya, rasanya beneran uenak banget. Bumbunya pas, sambalnya bikin nagih, harganya juga ramah di kantong. Pokoknya kalau soal rasa, di sini tidak ada yang mengecewakan, semuanya enak dan berkualitas,” puji Sari.
Uni Ren dan pemilik warung mengaku senang dan bangga atas respon positif ini. Mereka menjelaskan, prinsipnya sederhana: apa pun yang dimasak, harus dimasak dengan hati, bahan segar, dan takaran bumbu yang pas. Tidak ada beda perlakuan antara menu utama maupun menu tambahan.
“Kami ingin setiap pengunjung yang datang, apa pun yang dipesannya, pulang dengan perut kenyang dan hati puas. Memang Lontong Tunjang adalah andalan kami, tapi kami juga berusaha semaksimal mungkin menyempurnakan menu lain seperti Pecel Lele ini. Ternyata responnya sangat luar biasa, dan kami berterima kasih sekali atas pujian ‘sangat uenak’ yang diberikan warga,” ujarnya tersenyum.
Kini Warung Lontong Tunjang makin lengkap reputasinya. Tempat ini bukan lagi sekadar rujukan sarapan, tapi juga jadi tujuan utama makan siang warga Mukomuko. Baik itu pencinta lontong berkuah kental, maupun penggemar lele goreng sambal pedas gurih, semuanya bisa menemukan kenikmatan maksimal di satu tempat saja. Ditambah lagi kemudahan pesan lewat aplikasi Jalin Jalan, membuat kelezatan Lontong Tunjang maupun Pecel Lele makin mudah didapatkan semua orang.






