Home / ADVETORIAL / Mukomuko Diguyur Hujan Deras, Dewan Minta Masyarakat Waspada Banjir

Mukomuko Diguyur Hujan Deras, Dewan Minta Masyarakat Waspada Banjir

TRENDFOKUS.COM-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mukomuko mengingatkan masyarakat untuk terus mewaspada ancaman bencana di musim hujan. Berapa Hari ini Kabupaten Mukomuko  intensitas hujan meningkat

Ketua DPRD Kabupaten Mukomuko Zamhari mengingat Masyarakat untuk meningkatkan kesadaran diri dan tanggap menjaga lingkungannya. Ini terkait perilaku, perlu diingatkan, perlu memotivasi masyarakat untuk membuang sampah yang benar, tidak di jembatan dan selokan-selokan” katanya.

Menurut dia, musim penghujan yang melanda Kabupaten Mukomuko dengan instensitas tinggi minggu-minggu ini akan berpotensi menimbulkan bencana Banjir. Politikus Golkar ini berharap kepada masyarakat untuk tetap waspada, khususnya bagi warga yang tinggal di daerah pegunungan, karena cuaca ekstrem dapat menimbulkan bencana alam seperti pohon tumbang, longsor, dan banjir.


“Akhir-akhir ini, hujan terus menerus yang disertai angin kencang. Diharapkan semua berhati-hati dan selalu waspada, serta saling menjaga dan melihat lingkungan sekitar, untuk antisipasi akan terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Warga harus siaga bencana” ujarnya. Rabu

Zamhari berharap warga harus waspada dan jangan melintas di jalan yang terendam banjir karena dapat membahayakan keselamatan jiwa dan kendaraan.

Ia juga menyebutkan, sebanyak 12 dari 15 kecamatan di daerah ini yang rawan banjir karena berada dekat bantaran Sungai Manjuto, Sungai Selagan, Sungai Bantal, dan Sungai Muar.

Puluhan titik banjir itu berada di Kecamatan V Koto dekat cucian Talang Sakti, titik banjir di Kecamatan Lubuk Pinang di Desa Lubuk Pinang dan Wonoso, Desa Rawa Mulya di XIV Koto, dan Desa Kota Praja Kecamatan Air Manjuto.

Kemudian, di Kecamatan Kota Mukomuko berada di Desa Pondok Batu, Tanah Rekah, dan Tanah Harapan, serta beberapa desa di Kecamatan Penarik.

Selanjutnya di Desa Pondok Kopi Kecamatan Teras Terunjam, Desa Sungai Gading Kecamatan Selagan Raya, lalu beberapa desa di Kecamatan Teramang Jaya, Desa Karya Mulya Kecamatan Pondok Suguh.

Kecamatan Ipuh titik banjir berada di Desa Semundam, Pulau Makmur, Desa Air Buluh, Desa Talang Rio, dan beberapa desa lain di Kecamatan Air Rami. (TH/ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *