Home / ADVETORIAL / Menjaga Kestabilan Harga dan Pasokan, Bupati Mukomuko Pastikan Keamanan Distribusi Gas LPG 3 Kg

Menjaga Kestabilan Harga dan Pasokan, Bupati Mukomuko Pastikan Keamanan Distribusi Gas LPG 3 Kg

Mukomuko— Menyikapi dinamika kebutuhan energi rumah tangga dan laporan di lapangan, Bupati Mukomuko H. Choirul Huda, SH, secara tegas menyatakan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Mukomuko untuk menjaga kestabilan ketersediaan, harga, dan kelancaran distribusi gas elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram di seluruh wilayah kecamatan. Pernyataan ini disampaikan dalam rapat koordinasi khusus bersama jajaran Dinas Perindagkop-UKM, perwakilan PT Pertamina Patra Niaga, agen resmi, serta pengawas pasar, Rabu pagi ini .

Berdasarkan data resmi, alokasi tahunan LPG 3 Kg untuk Mukomuko mencapai 5.000 metrik ton, setara lebih dari 1,6 juta tabung, ditambah kuota tambahan hingga 8.400 tabung saat periode puncak kebutuhan. Saat ini penyaluran dilakukan melalui 3 agen resmi dan 307 pangkalan aktif yang tersebar merata dari Ujung Padang, Lubuk Pinang, Air Manjunto hingga V Koto. Secara keseluruhan stok dari pusat aman dan terpenuhi, namun masih ada keluhan warga soal ketersediaan di tingkat pengecer dan harga yang kadang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp16.000 per tabung .

“Kami menyadari LPG 3 Kg adalah kebutuhan pokok bagi rumah tangga dan pelaku usaha mikro. Meskipun kuota cukup, kami tidak boleh lengah. Pemerintah daerah siap bekerja sekuat tenaga agar subsidi ini tepat sasaran, harganya terkontrol, dan tidak ada kelangkaan buatan. Jangan sampai ada yang memonopoli, menimbun, atau menjualnya ke luar daerah,” tegas Bupati

Kepala Dinas Perindagkop-UKM Safriadi, SH, menjelaskan: “Masalah bukan pada kekurangan pasokan pusat, melainkan pada alur distribusi dan perilaku konsumsi. Ada yang beli banyak untuk dijual lagi atau dipakai usaha besar. Kami pastikan ini diperbaiki agar warga berhak yang dapat manfaatnya” .

Bupati mengajak kerja sama semua pihak: “Agen dan pangkalan jalankan aturan, warga jangan panik beli berlebih, dan laporkan jika ada yang melanggar. Jika kita bersinergi, kestabilan ini bisa terjaga terus demi kenyamanan hidup bersama”. (TH/ADV)