Mukomuko– Menyusul peristiwa nahas hanyutnya seorang pelajar di Pantai Badri serta beberapa kejadian serupa yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mukomuko secara resmi mengeluarkan imbauan tegas dan luas kepada seluruh lapisan masyarakat, pengunjung, serta keluarga di pesisir agar meningkatkan kewaspadaan ekstra, lebih berhati-hati, dan memahami risiko alam sebelum mandi laut, berenang, atau bermain di bibir pantai sepanjang wilayah Mukomuko.


Seruan ini disampaikan langsung Wakil Ketua I DPRD Mukomuko Wisnu Hadi, SH menyikapi kondisi geografis dan dinamika alam pantai di wilayah ini yang memiliki karakteristik khusus, garis pantai panjang ±120 km menghadap langsung Samudra Hindia, dikenal memiliki arus balik/arus pecah (rip current) yang kuat dan seringkali tidak terlihat jelas dari permukaan, gelombang bisa berubah drastis dalam hitungan menit, terutama saat musim peralihan, hujan deras, atau angin kencang, baru-baru ini, Balqis (13 tahun) terseret arus saat mandi usai pulang sekolah, membutuhkan pencarian intensif tim gabungan Basarnas, TNI, Polri, dan BPBD selama hampir 24 jam

“Kami tidak ingin ada lagi keluarga yang berduka. Pantai itu indah, tapi alam punya kekuatan yang seringkali melebihi perkiraan kita,” tegas Wisnu Hadi Wakil Ketua I DPRD Mukomuko,
Dewan juga meminta dukungan penuh kepada Pemkab, BPBD, Dinas Pariwisata, dan Polres memasang rambu peringatan yang lebih jelas dan terang di titik rawan, menambah pos pengamanan dan petugas pengawas saat hari libur atau musim ramai, mengadakan sosialisasi rutin ke sekolah, desa, dan kelompok warga tentang bahaya arus laut
Kepala BPBD Mukomuko, Ruri Irwandi, “Kami siap mendukung. Imbauan Dewan sangat tepat. Keselamatan itu lebih mahal daripada apa pun. Setiap warga harus menjadi penjaga keselamatan diri sendiri dan keluarga.”

Pesan Wakil Ketua I DPRD Mukomuko Wisnu Hadi “Berlibur dan mandi laut itu hak, tapi menjaga keselamatan adalah kewajiban bersama. Satu kesalahan kecil bisa mengubah nasib keluarga selamanya. Mari nikmati keindahan pantai Mukomuko dengan bijak, penuh perhitungan, dan selalu waspada. Dewan akan terus mengawal pemasangan fasilitas keamanan, tapi peran warga adalah kunci utama,” pungkas Wisnu Hadi (TH/ADV)






