Home / ADVETORIAL / Jembatan Gantung Akses Perekonomian Desa Ponlu Butuh Perhatian. Burhandahri Temui Bupati

Jembatan Gantung Akses Perekonomian Desa Ponlu Butuh Perhatian. Burhandahri Temui Bupati

Trendfokus.com-jembatan gantung di atas aliran Sungai Selagan Desa Pondok Lunang, Kecamatan Air dikit, Kabupaten Mukomuko sangat memprihatinkan. Padahal, akses jembatan tersebut merupakan akses alternative  perekonomian  khususnya para petani.

Akibatnya, sebagian warga yang enggan memaksakan melintasi jembatan demi menjaga keselamatan terpaksa memutar melewati jalan poros dengan kendaraan

Berdasarkan pantauan, jembatan berukuran kurang lebih 25 meter hanya menyisakan papan dan tiang yang lapuk, yang dipasang warga. Sebab, jembatan gantung itu masih kerap digunakan warga sebagai akses perekonomian dan masyarakat yang melakukan aktfitas lainnya.

Maka oleh sebab itu Rabu kemaren ( 28/04/21), Ketua Forum Kepala desa Kecamatan Air dikit Burhandahri mendatangi Bupati Mukomuko diruang  kerjanya untuk menyampaikan proposal permohonan pembangunan jembatan gantung di desa tersebut. Dan pihaknya berharap kepada Bupati bisa memberi solusi dan segera membangun jembatan ini.

“kami sangat berharap kepada pemerintahan bapak bupati sapuan untuk bisa membangun jembatan gantung yang merupakan akses perekonomian warga kami, karna kondisi jembatan ini sekarang sudah sangat memprihatinkan dan bisa membahayakan masyarakat yang melakukan aktifitas mengangkut hasil panen perkebunan sawit “harap Burhandari

Lebih lanjut Burhandahri menceritakan kalau selama ini mereka sudah beberapa kali mengajukan permohonan  bantuan bahkan hamper setiap tahun kepada Dewan Provinsi bahkan, tapi belum menemukan kepastian kapan jembatan ini dibangun, sedangkan ini akses satu-satunya yang digunakan masyarakat dan para petani membawa hasil panen mereka

“kami sudah berusaha semaksimal mungkin minta bantuan dengan pihak Dewan Provinsi, bahkan setiap tahun kami dating ke provinsi membawa proposal, tapi saying sampai sekarang bangunan jembatan gantung tersebut belum juga mendapatkan perhatian.”ceritanya

Bupati Mukomuko sapuan, ketika dikonfirmasi terkait masalah ini menjelaskan, salah satu langkah yang kita persiapkan untuk mendapatkan pembangunan ini adalah kita akan melakukan pengimputan proposal usulan ke system  KRISNA yang merupakan  Kolaborasi Perencanaan dan Informasi Kinerja Anggaran dengan mengintegrasikan sistem dari tiga kementerian, yakni Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Keuangan, dan Kementerian PANRB untuk mendukung proses perencanaan, penganggaran, serta pelaporan informasi kinerja.

“ nanti sistem Krisna ini akan di buka pada bulan mei mendatang, ketika sudah di input nanti kita akan terus pantau , dengan berjalan nya proses ini kami berharap kepada masyarakat untuk bersabar, dan memahami keadaan keuangan Negara sekarang kurang membaik terkena dampak musibah covid-19 , pemerintah pusat dan daerah sedang fokus mengatasi wabah covid-19 ini, kita berharap wabah covid-19 ini cepat teratasi sehinga keadaan bisa kembali normal “ ungkap Sapuan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *