MUKOMUKO,— Setelah jasad Balqis (13 tahun) ditemukan dan disemayamkan, sejumlah tokoh masyarakat, kerabat, dan warga menyampaikan pesan menyejukkan hati kepada kedua orang tuanya. Mereka mengingatkan agar tidak terlalu larut dalam kesedihan mendalam, mengingat kedudukan anak yang meninggal dalam pandangan agama.
“Kami memahami betapa beratnya kehilangan putra tercinta. Namun, kami mohon kepada Bapak dan Ibu agar tidak terus-menerus larut dalam kesedihan yang berlebihan. Ingatlah, Balqis masih berusia muda, belum menginjak usia dewasa. Menurut ajaran agama, anak yang meninggal dalam keadaan seperti itu dianggap suci, bebas dari dosa, dan insya Allah sudah berbahagia di sisi Allah SWT di dalam surga.”
“Balqis sudah tidak merasakan lelah, takut, atau sakit lagi. Ia sudah mendapatkan tempat yang paling indah, penuh kedamaian dan kebahagiaan abadi. Bahkan kelak ia bisa menjadi penolong dan pemberi syafaat bagi orang tuanya di akhirat nanti.” ungkap Toha selaku warga yang ikut serta dalam pencarian
“Sesungguhnya milik Allah apa yang diambil, dan milik-Nya pula apa yang diberikan. Semua ada ketetapan yang terukur. Semoga kesabaran Bapak dan Ibu menjadi ladang pahala yang besar. Balqis sudah tenang dan bahagia, doakan saja agar ia tetap di tempat yang mulia, dan semoga Allah memberikan ketabahan yang lapang bagi keluarga yang ditinggalkan.” (Red)






