MUKOMUKO – Baru saja melewati masa operasi kurang sebulan sejak resmi dibuka pada 27 April lalu, Warung Sarapan Pagi Lontong Tunjang kini makin bersinar dan makin hari makin dipadati pengunjung. Awalnya hanya menjadi perbincangan, kini tempat ini sudah berubah menjadi destinasi sarapan wajib warga Mukomuko, bahkan sering didatangi pejabat daerah, tokoh masyarakat, hingga pendamping sosial seperti Weri Tri Kusumaria yang sebelumnya juga sempat mengajak teman-teman Dinas berkunjung ke sini.
Setiap pagi mulai pukul 06.00 WIB, lokasi di belakang SPBU Bandar Ratu, samping Hotel Abyan itu tak pernah sepi. Kursi dan meja selalu penuh, antrean pembeli terlihat panjang, dan aroma kuah kari kental bercampur rempah khas semerbak memenuhi udara, mengundang siapa saja yang lewat untuk mampir. Bahkan, tak jarang stok lontong dan tunjang habis sebelum pukul 10.00 pagi, lebih cepat dibandingkan minggu-minggu awal pembukaan.
Kunci kesuksesan dan kelezatan yang bikin orang ketagihan ada di racikan bumbu rahasianya: tunjang dimasak berjam-jam sampai empuk meresap, kuah kental gurih dengan rasa pedas pas, lontong lembut, ditambah nangka muda dan buncis yang melengkapi. Ditambah harga yang sangat bersahabat, tak heran warga dari berbagai pelosok rela jauh-jauh datang hanya untuk seporsi lontong tunjang hangat.
Pemilik warung, Uni Novi, mengaku sangat bersyukur dan tak menyangka antusiasme masyarakat sebesar ini. “Hari-hari makin ramai saja, Pak. Yang kemarin baru sekali coba, hari ini sudah datang lagi bawa teman, bawa keluarga. Bahkan Bapak-bapak pejabat, aparat, sampai bapak-bapak wakil rakyat yang kemarin kami sebutkan, sudah pernah mampir dan bilang rasanya paling pas di sini. Alhamdulillah, kami berusaha pertahankan rasa dan kualitas agar tetap sama, enak dan memuaskan,” ujarnya sumringah.
Bukan hanya warga biasa, nama Warung Lontong Tunjang kini juga akrab di telinga kalangan pejabat. Seperti yang sempat diketahui, wakil ketua I DPRD Mukomuko Wisnu Hadi juga pernah mengajak teman-teman jurnalis yang lain ntuk sarapan di sini, dan kunjungan itu pun berlangsung hangat serta meninggalkan kesan baik. Hal ini makin mengukuhkan posisi warung ini bukan sekadar tempat makan biasa, tapi tempat berkumpul dan bersilaturahmi yang nyaman.
Banyak pengunjung beralasan, selain rasanya juara, pelayanan yang ramah, tempat yang bersih, dan lokasi strategis jadi alasan utama mereka betah datang berkali-kali. “Kalau sarapan di sini rasanya puas, kenyang, dan semangat kerja jadi beda. Sudah coba di tempat lain, tapi di sini rasanya paling pas, kuahnya kental, tunjangnya empuk banget. Makin lama makin rame, makin lama makin terkenal,” ungkap Nopianto salah satu pelanggan setia asal Teras Terunjam ini
Kini, setelah hampir satu bulan , Warung Lontong Tunjang bukan lagi sekadar tempat makan baru, tapi sudah menjadi ikon kuliner pagi Mukomuko. Ramainya pengunjung tak surut, malah terus bertambah, membuktikan bahwa rasa enak dan pelayanan baik akan selalu mendapatkan tempat di hati masyarakat. Uni Novi dan tim berjanji akan terus berusaha lebih baik lagi, bahkan sedang menyiapkan menu tambahan baru agar warga makin punya pilihan nikmat untuk sarapan di sini.




