Home / DAERAH / Persiapan Lahan Pembibitan Mangrove BUMDes Ujung Padang 100% Usai, Tinggal Tunggu Pencairan Anggaran dari BPDAS Ketahun

Persiapan Lahan Pembibitan Mangrove BUMDes Ujung Padang 100% Usai, Tinggal Tunggu Pencairan Anggaran dari BPDAS Ketahun

UJUNG PADANG – Kabar menggembirakan datang dari Desa Ujung Padang. Seluruh rangkaian pekerjaan persiapan dan pengolahan lahan yang diperuntukkan sebagai pusat pembibitan tanaman bakau atau mangrove yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat, telah resmi dinyatakan selesai dan tuntas sepenuhnya. Kini lokasi tersebut sudah rapi, siap pakai, dan tinggal menunggu satu tahap terakhir saja, yaitu pencairan dana bantuan yang dijanjikan dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Ketahun agar kegiatan produksi bibit bisa segera berjalan.

Direktur BUMDes Ujung Padang Thedy Alvian Toni menjelaskan, proses pembersihan dan penyiapan lahan ini memakan waktu sekitar dua bulan lebih, dikerjakan secara gotong royong melibatkan warga dan pengurus desa. Mulai dari pembersihan semak belukar, pembuatan saluran irigasi dan pengaturan tata air yang disesuaikan dengan pasang surut air laut, pembuatan bedengan tanah, hingga pemasangan pagar pembatas keamanan, semuanya telah rampung dikerjakan sesuai standar teknis yang diharapkan.

“Alhamdulillah, hari ini kami umumkan secara resmi bahwa persiapan lahannya sudah usai seratus persen. Tidak ada lagi pekerjaan fisik yang tersisa. Lokasi sudah siap, saluran air sudah berfungsi, fasilitas pendukung sudah lengkap. Tinggal satu langkah lagi: kami sedang menunggu proses pencairan anggaran atau dana bantuan yang telah disepakati dan dianggarkan oleh pihak BPDAS Ketahun. Begitu dana cair, langsung hari itu juga kita masukkan bibit induk dan mulai pembibitan massal,” ungkap Direktur BUMDes dengan penuh semangat usai meninjau lokasi.

Ia menambahkan, kerjasama dengan BPDAS Ketahun ini merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah dalam rangka pelestarian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Anggaran yang ditunggu tersebut rencananya akan digunakan sepenuhnya untuk pembelian bibit induk berkualitas, pembelian sarana pendukung, serta biaya operasional dan upah tenaga kerja warga yang terlibat. Target awal yang ditetapkan, begitu dana turun dan kegiatan berjalan, BUMDes menargetkan bisa menghasilkan sekitar 3.000 hingga 4.000 batang bibit mangrove siap tanam dalam kurun waktu beberapa bulan ke depan.

Bendahara BUMDes Ujung Padang Yoga yang turut hadir membenarkan hal tersebut. Ia menegaskan bahwa kesabaran warga sedikit lagi akan terbayar lunas. “Pekerjaan fisik kita sudah tuntas, warga sudah bekerja keras mempersiapkan semuanya. Sekarang kita tinggal menunggu administrasi dan pencairan dari BPDAS Ketahun selesai. Kami sudah berkoordinasi berkali-kali, dan informasinya dana tersebut sudah dalam proses akhir, insyaallah tidak lama lagi cair,” ujarnya.

Program pembibitan mangrove ini menjadi salah satu program unggulan desa karena memiliki dua manfaat besar sekaligus: menjaga garis pantai dari ancaman abrasi dan kerusakan lingkungan, serta menjadi sumber pendapatan baru bagi desa. Nantinya bibit yang dihasilkan akan digunakan untuk penanaman di wilayah sendiri maupun dijual ke instansi dan daerah lain.

Warga setempat pun menyambut baik perkembangan ini. Mereka kini tinggal bersiap siaga, berharap pencairan anggaran dari BPDAS Ketahun berjalan lancar dan cepat, agar tenaga yang sudah dikeluarkan untuk menyiapkan lahan segera berlanjut dengan kegiatan produktif, memberikan penghasilan, dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat Ujung Padang.

Pihak BPDAS Ketahun saat dikonfirmasi memberikan keterangan bahwa proses pencairan sedang dalam tahap verifikasi akhir administrasi dan dipastikan akan segera disalurkan tepat waktu, mengingat kesiapan lahan yang sudah terbukti lengkap dan sangat baik. (Red)