Home / ADVETORIAL / MUSIM KEMARAU TIBA, DEWAN Himbau TEGAS: Jangan Membakar Lahan dan Kebun Secara Sembarangan

MUSIM KEMARAU TIBA, DEWAN Himbau TEGAS: Jangan Membakar Lahan dan Kebun Secara Sembarangan

Mukomuko,– Seiring memasuki musim kemarau yang diperkirakan berlangsung lebih kering dan panjang akibat pengaruh pola cuaca regional, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mukomuko mengeluarkan imbauan resmi dan tegas kepada seluruh elemen masyarakat, petani, dan pelaku usaha perkebunan untuk menghentikan kebiasaan membuka lahan, membersihkan kebun, atau membakar sampah secara sembarangan. Imbauan ini disampaikan guna mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang setiap tahun menjadi ancaman serius di wilayah ini.



Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mukomuko, curah hujan di wilayah ini telah menurun drastis sejak pertengahan Mei 2026, dengan suhu udara rata-rata mencapai 32–34°C dan kelembapan tanah yang sangat rendah. Kondisi ini membuat rumput kering, semak belukar, dan sisa tanaman menjadi sangat mudah terbakar. Jika dipicu percikan api sekecil apa pun, apalagi dibantu hembusan angin kencang, api dapat merambat cepat dan sulit dikendalikan dalam hitungan menit.

Ketua DPRD Mukomuko, H. Zamhari, menegaskan bahwa kebiasaan membakar dianggap cara cepat dan murah oleh sebagian petani, namun risikonya jauh lebih besar daripada manfaatnya. “Di musim hujan saja api kadang sulit dipadamkan, apalagi saat kemarau panjang seperti sekarang. Satu titik api bisa melahap ratusan hektare lahan, mengancam pemukiman warga, jalan raya, hingga aset produksi sendiri,” jelasnya.

Dewan akan memperkuat koordinasi dengan Pemkab, BPBD, TNI, Polri, dan Tim Manggala Agni untuk melakukan patroli rutin di kawasan rawan kebakaran seperti perbatasan hutan, perkebunan sawit, dan lahan tidur. “Kami siap mendampingi sosialisasi dan memastikan petugas siaga 24 jam. Tetapi kunci utamanya ada pada kesadaran diri masing-masing warga,” tegas Ketua DPRD.Zamhari

Dewan berharap imbauan ini menjadi perhatian bersama agar musim kemarau tahun 2026 berjalan aman, tanpa peristiwa kebakaran yang merugikan harta, nyawa, dan masa depan lingkungan Mukomuko. (TH/ADV)