Home / ADVETORIAL / DEWAN APRESIASI LANGKAH CEPAT PEMKAB MUKOMUKO GENJOT HARGA SAWITAN

DEWAN APRESIASI LANGKAH CEPAT PEMKAB MUKOMUKO GENJOT HARGA SAWITAN

Mukomuko, – Pimpinan dan segenap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mukomuko memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas langkah cepat, tegas, dan terukur yang diambil Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko bersama jajaran Forkopimda dalam menstabilkan dan menaikkan harga Tandan Buah Segar (TBS) atau sawitan yang sempat anjlok drastis dan memicu keresahan ribuan petani di wilayah ini.



Beberapa pekan lalu, harga beli sawit di tingkat pabrik kelapa sawit (PKS) sempat merosot tajam dari ketetapan resmi Rp3.465 per kilogram menjadi hanya Rp2.400 hingga Rp2.900 per kg. Penurunan ini dipicu ketidakpastian informasi terkait kebijakan ekspor satu pintu yang sempat membingungkan pelaku usaha, sehingga berdampak langsung pada pendapatan petani kecil dan petani plasma yang mengandalkan sawit sebagai sumber penghidupan utama.

Merespons keluhan yang masuk ke DPRD dan dinas terkait, Pemkab Mukomuko dipimpin Bupati Choirul Huda segera berkoordinasi dengan Pemprov Bengkulu, menggelar rapat darurat, dan memanggil seluruh pimpinan PKS yang beroperasi di daerah ini. Hasilnya, pada 29 Mei 2026, 17 perusahaan sepakat menandatangani surat komitmen tertulis untuk kembali menerapkan harga acuan resmi Rp3.465/kg, disaksikan aparat kepolisian dan unsur pengawas. Selain itu, Pemkab juga membentuk tim pemantau harian dan mendorong pembentukan koperasi petani agar memotong rantai perantara yang merugikan.

Wakil Ketua II DPRD Mukomuko, Damsir menyampaikan:

“Kami sangat mengapresiasi kecepatan respon Pemkab. Tidak sampai seminggu, keluhan petani sudah ditindaklanjuti, rapat digelar, dan kesepakatan ditegakkan. Ini bukti nyata bahwa pemerintah tidak bertele-tele dan menempatkan kepentingan rakyat di atas segalanya. Jika lambat bertindak, kerugian petani bisa mencapai ratusan juta rupiah.”jelas Damsir

Ia menambahkan, keberhasilan ini menjadi tolok ukur kinerja Pemkab dalam menangani masalah ekonomi strategis. Dewan juga mendukung langkah pengawasan berkelanjutan agar harga tetap stabil dan tidak turun kembali secara sepihak .

Sejak kesepakatan diberlakukan, harga sawitan perlahan pulih ke angka resmi, dan arus pengiriman hasil panen kembali lancar. Banyak petani menyampaikan rasa lega karena pendapatan mereka kini lebih pasti. Dewan berharap sinergi ini terus dijaga, Pemkab tetap mengawal distribusi, dan perusahaan sawit mematuhi aturan agar kesejahteraan petani Mukomuko tetap terjaga di tengah gejolak pasar nasional. (TH/ADV)