Trendfokus.com-Puluhan masa dari Mahasiswa, pemuda hingga kaum wanita ikut bergabung dalam aksi demonstrasi yang tergabung dalam Forum Mukomuko Bersatu, dengan menggunakan seragam serba Putih, mereka mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Mukomuko. Senin (11/4).
Ketua Koordinator Aksi Forum Mukomuko Bersatu Toha Putra mengungkapkan. Aksi damai yang dilakukan hari ini, bentuk penolakan rencana pengunduran pemilu 2024, oleh pemerintah.

Kehadiran FMB dalam demo ini berupaya untuk mendekat, mengiringi dan bertindak dalam menciptakan situasi kondusif tanpa menghalang-halangi pihak manapun.
“Mau tidak mau, suka tidak suka, demo mahasiswa, pemuda, kaum perempuan dan rakyat indonesia ini, terjadi sebagai akibat dari berbagai kebijakan pemerintah yang tidak sesuai dengan suara dan aspirasi rakyat, di mana lembaga tinggi negara bak mlempen, loyo tidak berdaya dan tidak berfungsi sebagaimana harapan rakyat. Jika ini terpenuhi saya yakin, negara kita layak dijadikan teladan bagi negara negara lain yang bersistem demokrasi,”ungkap Toha
Dalam kesempatan itu juga, Toha Putra bersama rekan Koordinator lainnya menyerahkan dengan simbolis Rilis Tuntutan Aksi dan Piagam Kegagalan Pemerintah Joko Widodo dan Ma’ruf Amin dan diterima langsung oleh Ketua DPRD M.Ali Saftaini, agar pihak DPRD Mukomuko segera meneruskan ke tingkat yang lebih tinggi yaitu MPR RI dan DPR RI.
“kita dari aliansi Forum Mukomuko Bersatu mengucapkan terimaksih kepada pihak Legislatif yang telah bersedia menemui kami, sekaligus bersedia menerima piagam kegagalan Presiden Joko Widodo dan Ma’ruf Amin dan rilis tuntutan aksi agar dapat segera diteruskan kejenjeng yang lebih tinggi. Kepada pihak keamanan dari Kodim 0428 dan Polres Mukomuko kami juga ucapkan terimakasih, yang telah melakukan pengamanan dalam aksi jni, sehingga aksi hari ini berjalan kondusif, aman dan tertip,” tutup Toha
Sementara itu, Ketua DPRD Mukomuko M Ali Saftaini mengapresiasi massa demo. Karena aksi ini berlangsung damai. Pihaknya secara kelembagaan siap memfasilitasi tuntutan massa aksi, untuk diteruskan ke MPR RI serta DPR RI.
“Kami akan langsung sampaikan 7 point tuntutan ini, dalam waktu secepatnya. Karena ini ranahnya MPR RI dan DPR RI. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada massa aksi, yang sudah melaksanakan demo ini dengan tertib, dan damai,”terang M Ali Saftaini.
Untuk diketahui, demo yang dikoordinir FMB ini digelar untuk menolak wacana perpanjangan masa jabatan presiden ataupun presiden 3 periode. Massa juga mengkritik lambatnya penanganan dugaan mafia minyak goreng yang membuat harga minyak goreng jadi mahal. Ketua DPR hingga Kapolres sempat bertemu dengan massa.






