Trendfokus.com-Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, Apriansyah,ST.MT, megimbau para peternak agar menggunakan obat tradisopnal untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kaki (PMK) di wilayah tersebut yang akhir-akhir ini kian meluas.
“Selain dari segi biaya lebih murah, obat tradisional juga lebih mudah didapat karena ada di sekitar pekarangan rumah,” kata Kepala Dinas pertanian Apriansyah di ruang kerjanya.

Ia menjelaskan bahwa Disnak Mukomuko jug telah memberikan panduan kepada para peternak tentang petunjuk membuat obat-obatan tradisional untuk mengobati penyakit mulut dan kuku pada sapi
Perawatan luka pada kaki hewan ternak yang terkena PMK, menurut Apri, bisa dengan menggunakan formalin. Cairan tersebut dilarutkan dengan air, lalu disemprotkan pada kaki hewan yang luka sebanyak tiga kali sehari.

“Bisa juga dengan garam,” kata Apriansyah
Caranya, garam tiga sendok makan dilarutkan dalam air satu liter. Setelah itu disemprotkan pada kaki hewan yang luka. Lalu keringkan kaki dan usahakan lantai kandang sapi dalam keadaan kering.

Sementara itu, jumlah sapi yang dilaporkan sakit bergejala, seperti terserang wabah penyakit mulut dan kuku (suspek PMK) di Kabupaten Mukomuko hingga kini terdata 1.158 ekor dari total kasus 3.358, sementara hewan yang sembuh sebanyak 2.183. (ADV)






