Trendfokus.com-Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Mukomuko mengajak jajarannya, mengawasi produksi pangan sebagai kebutuhan dasar masyarakat Mukomuko dalam menghadapi kemungkinan terjadinya krisis globa. Hal tersebut ditegaskan oleh kepala Dinas Pertanian Apriansyah,ST.MT dalam acara tanam perdana benih padi. Ikut serta dalam acara tersebut, Bupati Mukomuko, H. Sapuan, SE, MM, Ak, CA, CPA, Dandim 0428/Mukomuko, Rinaldo Rusdy, S.Ip, Kajari Mukomuko, Rudi Iskandar, SH, MH, Kapolres Mukomuko AKBP. Nuswanto, SH, S.IK, MH, serta pihak, Sekretaris Distan Mukomuko, Elxandy Ultria Dharma, serta Forkopimda.

Apriansyah mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk sama-sama mengawasi produksi pangan nasional sebagai kebutuhan dasar masyarakat Indonesia dalam menghadapi kemungkinan terjadinya krisis global.

“Kedaulatan pangan itu harus menjadi komitmen bersama. Dan untuk mencapainya kita tidak harus melalui gerakan besar, tapi dengan yang kecil juga bisa kita lakukan asalkan bersama-sama. Kita ajak semua pihak untuk menjaga pangan,” ujar Apriansyah
Menurut Apri, sektor pangan merupakan sektor yang sangat penting untuk membangun bangsa dan negara yang lebih maju dan berkembang. Pangan adalah hal yang sangat dasar dan menjadi bagian viral dari semua sendi ekonomi masyarakat sekaligus tolak ukur dari kesejahteraan rakyat.
“Itulah pentingnya koordinasi. Jaga pangan adalah program pengawasan dalam rangka memberikan kontribusi kepada pertanian sehingga mencapai target-targetnya dan ini harus kita lakukan bersama. Tidak bisa kita kerja sendiri. Semua perlu kolaborasi agar program pertanian bisa tepat waktu, tepat mutu dan tepat sasaran. Mari Jaga Pangan, Jaga Masa Depan,” ucapnya.

Sebagai informasi dari Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) bahwa doa memastikan pengamanan pangan nasional aman terkendali dalam menghadapi geopolitik dan geostrategi dunia.
Menurut SYL, strategi yang dibangun sejauh ini sudah selaras dengan program jangka panjang Kementan, terutama berkaitan ketahanan pangan dan peningkatan daya saing berkelanjutan.Di antaranya meningkatkan kapasitas produksi dan menguatkan cadangan sistem logistik pangan.
Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji menyampaikan apresiasi ajakan Irjen Kementan dalam menjaga pangan nasional. Sejalan dengan hal itu, kata Sutarmidji, pihaknya telah membuat program jangka pangan yang fokus pada sektor pertanian.

Lebih lanjut Kadis Pertanian Apriansyah mengatakan, bahwa produksi hortikultura di Kabupaten Mukomuko terus mengalami peningkatan.
“Tapi selain itu kita juga terus mengembangkan produk pertanian lokal yang memiliki peluang nilai ekspor. Insyaallah kita ingin Kabuoaten Mukomuko bisa swasembada memenuhi kebutuhan sendiri,” ujarnya.






