TRENDFOKUS.COM-Pemerintah Kabupaten Mukomuko dalam hal untuk mengurangi dan bahkan mencegah terjadinya bencana di daerah. Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Sosialisasi, Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana serta Gladi Kesiapsiagaan di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 14 Mukomuko, guru, dan aparatur desa se-Kecamatan Air Dikit, serta pihak BPBD Mukomuko. Kamis (24/8).


Disampaikan oleh Kepala BPBD Kabupaten Mukomuko, Ruri Irwandi, ST.MT. Ia mengatakan bahwa pelatihan kesiapsiagaan serta gladi mitigasi bencana yang digelar di tengah masyarakat, dengan tujuan mensosialisasikan kepada masyarakat agar memahami akan bahaya nya bencana alam dan memberikan pengetahuan dalam meningkatkan kewaspadaan terkait terjadinya bencana alam yang sewaktu-waktu datang.
Selain sosialisasi dan pelatihan untuk Pencegahan dan Mitigasi Bencana juga dilakukan Gladi Kesiapsiagaan. Skenario gladi adalah, terjadinya gempa bumi yang menimbulkan tsunami yang dekat dengan aktivitas masyarakat. Terdengar bunyi alarm pertanda terjadi gempa bumi yang berpotensi Tsunami. Selanjutnya masyarakat melakukan evakuasi mandiri mengikuti arah rambu jalur evakuasiyang sudah ditetapkan oleh BPBD.

“Kami menghadirkan peserta untuk ikut dalam pelatihan,dari berbagai kalangan. Mulai dari pelajar, guru, dan aparatur desa se-Kecamatan Air Dikit, serta pihak BPBD Mukomuko,” katanya.
Lebih lanjut, Ruri mengatakan bahwa mayoritas wilayah di Kabupaten Mukomuko berada di daerah pesisir. Dimana hal ini berpotensi datangnya bencana. Sebagian lagi wilayah Kabupaten Mukomuko berada di sepanjang aliran sungai, dan ini tersebar di 15 Kecamatan di daerah ini.

“Itulah pentingnya masyarakat dilatih untuk selalu siap siaga dalam menghadapi bencana. Sehingga, hal ini dapat mengurangi resiko bahaya ketika terjadinya bencana sewaktu-waktu datang,”tutup Ruri. (TH/ADV)






