MUKOMUKO— Dalam rangka memenuhi target rehabilitasi pesisir dan peningkatan pendapatan desa, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Pulau Berantai di Desa Ujung Padang, Kecamatan Air Rami, Kabupaten Mukomuko, terus mempergiat kegiatan pembibitan mangrove secara intensif.
Dikatakan Direktur BUMDes Desa Ujung Padang Thedy Alvian Tony kegiatan ini digenjot sejak awal tahun agar persediaan bibit siap digunakan pada musim tanam nanti.
Target: Menyediakan 40.000 bibit mangrove sehat hingga akhir tahun 2026, jenis yang dibudidayakan: Rhizophora, Avicennia, dan Sonneratia — jenis yang paling kuat menahan ombak dan cocok dengan kondisi tanah pesisir setempat.
Untuk lokasi persemaian kata Thedy Lahan khusus seluas 1.200 meter persegi di dekat muara sungai desa dan tenaga pelaksana pihaknya melibatkan warga sekitar, sehingga sekaligus membuka lapangan kerja tambahan
“Kami kejar target ini agar tidak hanya cukup untuk penanaman di wilayah Desa Ujung Padang sendiri, tapi juga bisa disalurkan ke desa tetangga atau instansi terkait. Ini manfaat ganda: jaga alam dan hasilkan pendapatan bagi desa,” ujar Ketua BUMDes Pulau Berantai.
Lebih lanjut Thedy mengatakan terkait manfaat bahwa akar Magrove mampu menahan abrasi pantai dan mencegah kerusakan pemukiman serta lahan pertanian di dekat pesisir,
“Selain itu, Sumber ekonomi: Kawasan yang rindang menjadi tempat berkembang biak ikan, udang, dan kepiting yang menjadi mata pencaharian utama warga dan mampu Menjaga keseimbangan ekosistem agar tetap terjaga keasriannya,”tutup Thedy. (Red)





