TRENDFOKUS.C0M-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mukomuko meminta kepada Pemerintah Daerah untuk segera lakukan pendataan wilayah yang mengalami kekeringan air bersih, mengingat sekarang musim kemarau yang melanda.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi bakal terjadi musim kemarau selama Agustus hingga Desember 2023. Prediksi itu tentunya Dewan meminys pemerintah daerah (Pemda) di Kabupaten Mukomuko segera petakan wilayah yang terdampak kemarau.
“Kondisi cuaca yang sudah memasuki musim kemarau perlu diantisipasi pada beberapa sisi. Soal kekeringan yang kini sudah mulai terjadi di beberapa wilayah yang ada diKabupaten Mukomuko turut diminta agar dipetakan,” kata Ketua Waka I DPRD Mukomuko Nursalim.

Nursalim meminta agar pemerintah daerah melakukan pemetaan secepat mungkin lantaran saat ini sudah memasuki musim kemarau dan memang sudah ada wilayah terdampak dengan kekeringan air.
“Bahwa persoalan kekeringan ini tidak hanya pada sektor kebutuhan rumah tangga akan tetapi juga pada sektor lain seperti pertanian. Terhadap sektor rumah tangga, kalau untuk kebutuhan rumah, maka harus dilakukan penyuplaian air bersih ke masyarakat,” ujar Politisi Partai Demokrat ini.

Sementara itu anggota Komisi III Fajar Anita turut prihatin dengan musibah kekeringan Panjang kali ini, dia meminta pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memberikan edukasi terhadap Masyarakat Mukomuko dalam rangka mengurangi resiko kebencanaan.
Fajar Anita juga meminta meminta ke Pemda jangan sampai ada masyarakat atau satu wilayah yang mengalami krisis air bersih karena kekeringan ini. Dia ingin skema penyuplaian air ke daerah terdampak sudah dilakukan sebagai antisipasi.
“Kemudian untuk sektor pertanian, ini juga harus diperhatikan pada dinas terkait untuk berkoordinasi dengan perangkat desa. Maka tadi di perlukan petaan wilayah mana yang sudah terdampak kekeringan, sektor rumah tangga, pertanian ini juga harus di petakan,” ucap dia. (TH/ADV)






