Home / DAERAH / Waka I DPRD Mukomuko Wisnu Hadi: Investor Harus Diberi Ruang, Termasuk Indomaret — Asalkan Taat Aturan dan Bawa Manfaat bagi Warga

Waka I DPRD Mukomuko Wisnu Hadi: Investor Harus Diberi Ruang, Termasuk Indomaret — Asalkan Taat Aturan dan Bawa Manfaat bagi Warga

MUKOMUKO, 11 September 2026 — Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Mukomuko, Wisnu Hadi, SE, menyikapi diskusi masyarakat terkait kehadiran jaringan Indomaret waralaba di daerah dengan sikap yang terbuka namun tegas. Menurutnya, masuknya investor ke Mukomuko merupakan hal yang positif, selama memenuhi syarat hukum dan memberikan manfaat nyata bagi daerah.

NVESTOR DIPERLUKAN, TAPI HARUS TAAT ATURAN

Wisnu Hadi, SE, menyikapi kehadiran investor di daerah dengan sikap yang terbuka namun tegas. Menurutnya, masuknya modal dan investor sangat dibutuhkan untuk memajukan perekonomian daerah, tetapi ada syarat mutlak yang tidak boleh ditawar: kepatuhan terhadap aturan hukum dan adat.

“Secara prinsip, saya sangat menyambut baik jika ada investor yang ingin menanam modal di Mukomuko, di bidang apa pun itu, termasuk Indomaret. Kehadiran mereka akan berdampak positif bagi perekonomian daerah dan warga,” ujar Wisnu Hadi, Jumat (11/9).

Namun demikian, ia menegaskan ada syarat mutlak yang harus dipenuhi oleh setiap investor:

1. Mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan yang berlaku
2. Tidak bertentangan dengan hukum adat dan norma masyarakat setempat
3. Memberikan dampak positif nyata bagi daerah dan warga, terutama dalam penyerapan tenaga kerja lokal
4. Memenuhi seluruh kewajiban perusahaan sesuai ketentuan yang berlaku

“Investor di bidang apa pun, selagi tidak bertentangan dengan aturan UU maupun adat di daerah, sah dan bisa masuk ke Mukomuko. Termasuk Indomaret. Jadi tidak perlu berlebihan menanggapi kehadiran mereka. Yang jelas, investor harus memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku serta menguntungkan bagi daerah dan masyarakat.” — tegas Wisnu.

ERSPEKTIF SEHAT: BUKAN PENGGANTI, TAPI PEMICU INOVASI

Terkait kekhawatiran masyarakat bahwa kehadiran minimarket akan mematikan warung lokal, Wakil Ketua I DPRD ini memiliki pandangan yang berbeda:

“Saya tidak melihat adanya dampak buruk seperti yang ditakutkan, bahwa kehadiran mereka akan menghancurkan warung-warung lokal. Justru sebaliknya — kehadiran minimarket ini memicu persaingan yang sehat dan positif. Pengusaha lokal menjadi lebih tertantang untuk berinovasi, meningkatkan kualitas pelayanan, dan menawarkan harga terbaik bagi pembeli.”jelas Wisnu

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa masyarakat juga diuntungkan dengan adanya pilihan lebih banyak, harga yang bersaing, serta kualitas barang yang terjamin.

“Masyarakat dan pembeli justru lebih diuntungkan. Mereka bisa memperoleh barang kebutuhan dengan harga bersaing dan kualitas yang terjamin. Pengusaha lokal pun harusnya bangkit, berbenah, dan berkompetisi secara sehat. Itulah cara memajukan ekonomi kita bersama.”lanjutnya

PRIORITASKAN TENAGA KERJA LOKAL

Pesan terpenting yang disampaikan Wisnu Hadi kepada setiap investor yang masuk ke Mukomuko adalah: mengutamakan penyerapan tenaga kerja dari wilayah setempat.

“Apapun perusahaannya, harus mengutamakan tenaga kerja lokal. Itu harus menjadi perhatian utama. Dengan begitu, lapangan kerja terbuka, pengangguran berkurang, dan perekonomian warga benar-benar meningkat. Sebab kurangnya lapangan kerja adalah salah satu masalah terbesar kita di daerah ini.”tutu Wisnu. (Reno)